Dear...

As simple as You created this world.
As meangingful as full as the happines can be.
As Light as feather taken by winds.

Writer

My photo
Bandung, West Java, Indonesia
I want everyone in Indoesia have the luxury of reading. Watching the world from a book.

Thursday, January 15, 2009

Non-of-yer-biznes.

Lets get it straight.

Dear. Bapak-mas-or-whoever your name are,

Sejujurnya, saya tidak merasa punya hubungan dengan Israel atau Palestina. Atau perang-perang lainnya. Saya juga tidak mendukung salah satu pihak. Atau salah satu agama. Untuk saya, perang itu salah. Period.

Waktu saya bilang, Israelpun terluka atas perang bukannya lantas saya langsung mendukung salah satu pihak. Saya berpikir secara logis, dimana-mana yang namanya perang pasti ada yang terluka di keduabelah pihak. Kalau bapak-mas-or-whoever bilang lebih kasian Palestina karena banyak anak-anak. Saya ngga lebih kasihan pada palestina atau israel. Saya lebih kasihan pada warga sipil yang ngga tau apa-apa terus kena bom. Ngga masalah dia warga negara apa, ras mana, atau agama apa. Untuk saya, nyawa manusia tidak dilihat dari Suku, Agama, atau Ras yang dia bawa.

Jadi, ngga perlu ngirimin saya artikel, gambar, video yang memaksa saya untuk mendukug Palestina. Dan mengatai saya atheis atau sejenisnya, percayalah siapapun yang saya percaya samasekali bukan urusan anda. Dan jangan cape-cape seperti itu, karena saya ngga akan mendukung siapa-siapa. Semua orang bebas bilang Save Palestine. Semua orang pun bebas melakukan aksi-aksi untuk Palestina.

Dan saya pun punya hak untuk mendukung Israel atau Palestina semau saya, karena itu hak saya.

Wednesday, January 07, 2009

Humor

Di abad 14, kita mengenal Jeanne d'Orleans. Seorang gadis belia yang memimpin perang di Perancis di umurnya yang belum genap 19 Tahun. Berhasil menaklukan Orleans dari penjajahan Inggris saat itu. Menaklukan Orleans, atas nama Tuhan.

Kali ini, di Televisi saya melihat. Orang berlomba-lomba menjadi sukarelawan perang untuk membebaskan Palestina. Ratusan orang, dengan semangat keagamaan yang menggebu. Menaklukan Israel, atas nama Tuhan.

Jeanne menyerang Orleans tanpa basa-basi strategi ataupun senjata. Hingga Lord Talbot dengan gemas bertanya.
"Apa yang akan menghentikan serangan Inggris nanti?"

Jeanne menjawab.
"Tuhan."

Serasa de javu, di televisi pun ratusan orang itu menjawab hal yang sama ketika ditanya.
"Apa yang akan membuat kalian bertahan tanpa senjata dan makanan di sana?"

Jawabnya,
"Tuhan."

Dan kebanyakan perjuangan atas nama agama akhirnya malah membuat sebuah keyakinan atau agama menuai pertanyaan dari orang-orang di sekitarnya. Pertanyaan besar untuk Jeanne. Pertanyaan juga untuk kita yang ingin sekali ikut sukarela menjadi pahlawan perang Palestina. Apa yang membuat kamu yakin, kalau kita ada di sisi Tuhan. Joanne dengan lantang bilang kalau Perancis bukanlah milik Raja tapi milik Tuhan. Faktanya, mayoritas dari kita percaya kalau bumi dan isinya ini adalah milik Tuhan (or whatever It called). Harusnya Tuhan bisa membuat apapun kehendaknya terjadi. LAlu atas kepercayaan kita pada Tuhan itu, mengapa kita memilih untuk percaya pada kemungkinan bahwa Tuhan membutuhkan dan even meminta kita untuk berjuang atas namanya. Pertanyaan yang belum pernah saya temukan jawabannya.

Saya tertawa dan saya ingat sebuah kalimat dari Voltaire. God is a comedian to an audience too afraid to laugh. Apakah ini merupakan wujud dari sisi Humor Tuhan yang tingkat humoritasnya hanya bisa dimengerti orang yang berpikir seperti Dia. Perang yang membuat ita menggelengkan kepala, memperebutkan wilayah yang tidak akan pernah dimiliki. Milik Tuhan. Dan kita tidak juga menyadari hal konyol itu. Apakah kita hidup dalam selera Humor Tuhan yang Maha Pencipta Segala itu.

Kita tidak pernah akan tahu.

Dia si Maha Misterius itu memang bukan zat yang bisa diturunkan dalam teori atau sebuah perhitungan pasti sebuah pangkat f. Tapi yang logis dan pasti adalah anak-anak korban perang butuh makanan dan patut ditolong. Yang logis adalah korban bencana di Papua butuh pertolongan juga. Disana kita seharusnya menolong atas nama Tuhan. Bukan untuk berperan serta pada selera humor tingkat Tuhan yang populer kita sebut perang.

Monday, January 05, 2009

Mencari Jodoh





Adioz! this is my baby,

Zico, Pejantan umur 1,5 Tahun. Temper : Baik sekali, aktif, dan energic. Ramah dan suka bersosialisasi. Ada stambum. Mata normal, Telinga normal, Ring Tebal, Ekor melingkar penuh, Tulang besar.

Mencari Jodoh

Betina loh ya bukan banci, umur bebas yang penting bisa punya anak. Ada stambum.

Untuk info lebih lanjut PM aja yah huahahahaha.... mohon bantuannya kalo ada yang punya pug betina... hihihi...

Resolusi 2009

Tahun lalu saya membuat resolusi, 10 butir yang saya buat. Mungkin ada beberapa yang terlewat. Saya tidak lebih disiplin dari tahun lalu, mungkin kedisiplinan saya merosot tajam. Tapi saya tahu paling tidak saya lebih berhemat dan lebih sehat dari tahun lalu. Ive got my Cum Laude, dan pacar serius (hahahah... kesannyaaaaa selama ini ga pernah serius). But thats it, hidup saya tidak lebih teratur, tidak lebih, pintar, berani, ataupun lebih ramah. But one thing I know for sure, saya sudah menjadi kakak yang lebih baik kali ini.

Maka izinkan saka kali ini lagi membuat resolusi saya tahun ini.
1. Saya ingin mulai menabung.
Saya ingin mulai menabung, bukan untuk membelu sesuatu tapi menyimpan sesuatu. Sebagian hasil kerja keras saya.
2. Saya ingin lebuh teratur.
Hidup lebih teratur, berolahraga dan makan yang teratur, berdisiplin yang teratur. ABSEN JUGA HAHAHAHAH....
3. Saya ingin mencari keberanian saya.
Bukan keberanian untuk menjadi keras,tapi berani untuk melembut-memaafkan-tersenyum-dan menjadi dewasa.

Makin sedikit seharusnya makin mudah. TApi saya kita 3 point ini justru lebih berat lagi. tapi saya kan semakin kuat jadinya saya yakin kali ini juga saya bisa melewatinya.

Friday, December 26, 2008

Membuka dan menutup tahun ini.

Saya membuka tahun ini dengan pesimistis yang merajalela. Pesismis bahwa saya bisa melihat masa depan saya dengan jelas. Karena segalanya kelihatan begitu kabur, flat samasekali tanpa ada tanjakan atau turunan curam. Saya hanya berjalan pada hamparan pasir yang datar kosong dan gelap.

Semua gelap, sampai ketika saya mulai bertemu dengan dia. Si pacar saya itu rasanya memberikan sedikit gejolak pada hari-hari saya yang datar ini. Walau awalnya saya sendiri bertanya-tanya berkali-kali dalam hati saya. Kenapa sih saya mau pacaran dengan cowo dekil yang ketawanya keras ini. Well, saya tidak tahu jawabannya hingga suatu hari dia begitu marah pada saya dan pergi dari saya dan di saat moment itu, rasanya setengah diri saya hilang. Rasanya semua sakit, langit saya runtuh dan kepala saya yang biasanya bisa bangun di saat-saat hangover terberat sekalipun kai ini menolak saya untuk bangun.

Thats the moment, dimana akhirnya saya berpikir mungkin saya merasakan cinta sedikir berbeda dengan orangprang lain lakukan. Sehingga saya harus disadarkan berkali-kali dengan rasa sakit yang berkali-kali berkecamuk.

Tapi masa-masa itu akhirnya toh berlalu juga. Berganti dengan hari-hari penuh kejutan dan kelucuan. Karena pacar saya yang ternyata sangat konyol itu juga pandai sekali membuat kejutan-kejutan. Woow. Dan sekarang sedikit demi sedikit saya mulai merasakan berbeda jauh sekali diri saya setahun yang lalu dan diri saya yang sekarang.

Saya membuka tahun ini dengan pesimis, AMILD Menthol, dan Baileys. Dan saya menutupnya dengan Optimis, dangan secangkir susu coklat (im dont get drunk anymore, thanks God), dan dengan senyum di bibir saya (im not smoking any longer hehehe....). Optimis dengan apa yang terjadi di masa depan kalau segala sesuatu bisa berubah. Optimis terhadap masa dpan yang masih terlihat blur tapi sudah tidak terlalu gelap lagi.

Selamat natal dan Tahun baru!


Monday, December 22, 2008

Weekend saya lagi.

Minggu ini, saya menghabiskan weekend saya dengan acara-acara natal yang bertubi-tubi datang. MAsih bertanya-tanya banyak tanya dalam hati saya kenapa sih acara natal selalu dirayakan di banyak tempat, padahal hati saya sama sekali tidak merasakan natal. Menjadi bagian dari sebiah prosesi natal pun tidak membuat natal dalam hati saya. Hati saya tetap gersang seperti biasanya.

Seperti minggu sebelumnya, saya berhasil memaksa pacar saya pulang kali ini. Dan saya mendengar banyak cerita baru tentang dia dan perempuan-perempuan di sekitar dia. Saya tidak terlalu risau tentang perempuan-perempuan nekat yang berada di sekitar pacar saya. Karena saya tahu, kalo jodoh ya ngga kemana. Kalo memang bakal tergoda sama kenek bus juga bisa tergoda. Saya memutuskan untuk menghabiskan hari sabtu di cafe halaman yang kalo malem minggu selalu kehabisan makanan. Lalu saya pulang ke mess dan tidur sambil bermimpi untuk bangun siang keesokan harinya.

Keesokan harinya, saya malah kurang enak badan. Ajakan teman-teman saya ke Sundaze pun saya tolak. Pendek kata, saya memang tidak mood pergi ke keramaian akhir-akhir ini. Kalau bukan dengan si pacarpun saya akan setengah mati malas ke PVJ yang kalo weekend oh so macet itu. Jadi saya memutuskan untuk pulang saja setelah mnegantar pacar saya ke Leuwi Panjang.

Di rumah saya dengan puas bisa makan salak dan jeruk kesukaan saya. Oh, Ngga ada tempat yang kaya di rumah memang.

Weekend ini tidak terlalu ria, tapi hati saya cukup senang karena sesendok charmy dari kamu sudah menyejukan saya....

Friday, December 19, 2008

21 Things I Want In A Lover

Setelah membaca blognya Lika, saya jadi mikir. Apa ya yang sebenarnya yang saya pengen dari seorang lover. dan saya ngga tau bisa dibikin ngga ya... jadi saya ikut-ikutan Lika deh.Nyampe 21 ngga yah... Never know, unless you try...

21 Things I've got from my Lover


1. A pair of bright and charming eyes. Saya suka sekali dengan laki-laki yang punya mata yang cantik, bulu mata yang lebat dan lentik. Dan sorot mata yang bisa bikin es di hati saya encer.

2. Who loves me, with commitment. Kalo disuruh milih antara mencintai atau dicintai saya adalah orang yang akan memilih untuk dicintai. Dan untuk saya, mencintai saya artinya siap berkomitmen dengan saya. Berkomitmen untuk mencintai hanya saya ataupun berkomitmen untuk menikahi saya-either i want it or not.

3. Have a better driving skills than me. Gue bisa nyetir mobil sendiri, bisa nyetir motor sendiri juga. Tapi saya ngga suka nyetirin orang-if you know what im talking about. Saya lebih nyaman menjadi passanger di mobil ketika saya sedang pergi dengan pacar saya. Nyari pacar apa supir? hehehe

4. A day full of surprize. .Yeah, saya suka kejutan. Untuk saya kejutan selalu memberikan efek yang menyenangkan. Kejutan dalam rangka menyenangkan sata ataupun kejutan lainnya, seperti cara dia berpikir atau tingkah laku lainnya yang mengejutkan saya. Itu yang saya sukai.

5. Loves to eat. Saya suka masak, dan saya juga suka makan. Jadi akan sangat menyenangkan kalo saya bisa berbagi makanan dengan dia, atau hunting tempat makan yang enak di sudut-sudut bandung sana.

6. Loves to read. Menemukan cowo yang suka baca itu susah. baca muali apa aja novel, koran, bukupolitik, ekonomi, sampe komik. Saya ingin menikmati moment-moment itu, dimana kami berdua seru mengomentari bank century dengan likuiditas keringnya tapi masih dipertahankan terus. Ford yang hampir bangkrut tapi ownernya masih menaiki jet pribadi. Atau sama-sama menunggu terbitnya legenda naga...

7.Better person catalisator. Saya selalu ingin jadi orang yang lebih baik, dan itu juga kriteria pacar saya. HArus bisa membuat saya menjadi orang yang lebih baik. Membuat saya meninggalkan rokok, dan susu coklat bernama Baileys. KArena benar dan salah di otak saya agak agak blur dan saya butuh orang untuk memperjelas itu semua.

8. Adventurous. Saya suka bertualang, nyari-nyari sebuah alamat di jakarta dan kita berdua sama-sama buta jakarta. Bertualang menaiki busway sambil cegukan dan hampir jatuh dari halte busway. JAngan dorong2an donk kalo naek busway...

9. Homesweethome. Saya suka sekali melakukan berbagai aktifitas dari rumah. dan sesekali saya ingin diam di rumah dan saya ingin dia menemani saya. Entah menonton DVD kesukaan saya atau sekedar menonton pertandingan bola malam minggu.

10. Patient. Saya bukan orang yang paling mudah dimengerti di seluruh dunia. Dan saya akan berubah, saya pasti berubah. Tapi sabar.... menghadapi saya yang amarahnya suka meledak-ledak. Menghadapi saya yang moodnya mudah berguncang. Sabar...

11. Familyman. Saya ingin dia punya hubungan yang baik dengan orangtua saya dan adik-adik saya. Maka saya tidak ingin punya pacar yang bikin sekeluarga saya alergi. Siapa yang mau sih?

12. Punya suara yang merdu. Ngga saya ngga pengen pacaran sm vocalist band atau contestant idol (loh...). Saya hanya pengen mendengar dia bersenandung ala cowo. Senandung yang ngga keras-keras. Senandung buat dirinya sendiri. Yang kadang-kadang suka saya dengar dengan senyum tersembunyi.

13. Calming. Saya bilang sekali lagi, saya tipe manusia yang meledak-ledak. JAdinya saya butuh orang yang bisa menenangkan saya. Saat saya kesal dan histeris ataupun ketika saya ketakutan dan kebingungan. Saya butuh orang itu yang menenangkan saya, bukan menambah amarah saya.

14. No female friend so close. Saya ngga nyaman dengan teman cewe yang terlalu dekat dan terlalu nempel sama pacar saya. Saya lebih suka pacar saya hang out dengan cowo-cowo daripada cewek-cewek. Dan saya lebih suka dengan cowok yang punya banyak temen cowok daripada cowok yang punya banyak temen cewek.

15. Athletic. Saya ngga pengen pacaran sama athlete kok. Tapi saya lebih suka punya pacar dengan postur yang yummy dan membanggakan. Dan postur yang atlhetic yang bikin saya bangga.

16. Kulit yang coklat dan sehat. I do adore cowo-cowo yang kulitnya putih kaya bapaw. Tapi sesuatu lebih menggoda dari cowo-cowo berkulit sawo matang dengan tubuh atletis. Doooh mulai spesifik deh.

17. Tough-ness. Buat saya hidup itu perjuangan. Dan untuk memperjuangkan sesuatu kita butuh toughnes yang kuat. Cowo yang tough itu yang mau percaya sama saya apapun yang orang bilang tentang saya. Karena saya memang begitu. Bukan karena dia bodoh, see the different?

18. Senses of Humor. Duh, hari gini ngga bisa ketawa mending ngga usah. Saya butuh banyak tawa dan pose-pose bodoh. Cerita-cerita lucu dan tawa yang keras. Ngga bisa ketawa atau ngga menghargai selera humor saya yang unik. Back off.

19. Smell Nice. Bukan cowo yang wanginya gila-gilaan kaya apbis berendenm di gentong Parfume. Tapi ada aroma tertentu dari cowo yang bikin saya nyaman. Yah... susah melukiskannya tapi cowo-cowo dengan aroma yang menyenangkan ini yang biasanya membuat saya tertarik.

20. Life in 2008. Hari gini ngga bisa pake YM, ngga bisa buka imel dan ngga punya facebook adalah the biggest turn-offs. So... im into technology for sure.

21. Romantic. Ngga semua cowo bisa romantis. TApi banyak cowo berusaha romantis dan saya mau menghargai itu. Ngga perlu candlelight dinner kok untuk ngebuktiin itu. Cukup memasak buat saya, rasanya sudah romantis sekali...

Its a wrap.

Saya jadi gatel pengen mentag seorang temen saya yang posisi cubiclenya di sebelah kanan saya... hahahaha... So please Happy... Tell me your-21-things-I-want-in-a-lover.

Tuesday, December 16, 2008

Lagi trendnya mungkin

Lagi trendnya mungkin, tanpa tedeng aling-aling orang memperlihatkan perasaannya-expresif terhadap hal yang disuka atau sebaliknya. Di amerika presiden dilempar sepatu, cek di gedung DPR siapa tau nanti terjadi saling lempar batu. Itu memang lagi trendnya.

Lagi trendnya mungkin, promo di media-maya. Barack Obama berhasil menang melalui Mark Zuchgerberg. Mungkin nanti calon presiden Indonesia bakal menggaet Roy Suryo buat jadi tim suksesnya. Apa gunanya- siapa yang tau. Itu memang lagi trendnya.


Boleh deh protes, antikapitalisme. Tapi kita semua saling mentag di facebook. Boleh deh protes, dukung product dalam negeri. Tapi memang sepatu merek luar di gerai terang dan berkaca di mall yang sejuk dengan AC yang diidamkan.

Lalu kenapa harus ribut? Oya, karena ribut lagi trend kan....

Monday, December 15, 2008

This Weekend

Sudah lama sekali saya tidak menulis. Maaf ya, bukannya saya sudah berhenti menulis tapi saya cukup lelah akhir2 ini hehe. Dan bolehlah kali ini saya biarkan kalian mengintip weekend saya kemarin. Bukan weekend paling menyenangkan, tapi weekend ini cukup membuat saya tersenyum lama-lama.

Saya setuju dengan kata-kata orang tua dulu, "All the best things happend when we least expected it."

Rencananya, weeekend ini saya mau ke toko buku terdekat dari rumah saya dan membenamkan diri saya di tumpukan bacaan-bacaan itu hingga senin tiba. Tapi sepertinya rencana itu tidak bisa terlakasana dengan baik karena di jumat malam, tiba-tiba pacar saya bilang kalau dia akan pulang sabtu malam nanti. FYI, karena pacar saya pindah kerja ke daerah yang nun jauh disana, dia jadinya tidak bisa pulang setiap weekend. Dan rencananya dia memang baru akan pulang di akhir minggu depan. Saya senang ketipa dia bilang dia akan pulang. Walau dia bukan pacar yang memberi kejutan dengan sebuket besar bunga di tangannya (itu ngga akan pernah terjadi ya teman-teman...). Dia selalu memberi kejutan dengan tingkah lakunya yang kadang bikin saya menggeleng-gelengkan kepala.

Iya, saya baru tahu kalau seorang cowo bisa memeluk saya dan bilang sayang pada saya hanya supaya diizinkan menonton pertandingan bola di malam minggu. boys!

Jadi weeekend ini saya kembali ditemani dia. Dia yang tiba-tiba datang tengah malam gerimis ( rumah dia dan saya tidak terlalu jauh kok.), hanya untuk bercerita banyak. Dan dia yang perutnya cukup besar untuk makan KFC 2 kali dengan porsi yang lumayan banyak.

Saya jadi berpikir secara kebetulan ketika salah satu sahabat saya menulis di shout YMnya, "Kesuksesan adalah buah dari kesetian kepada hal yang benar...". Really? Benar-benar merasuk hingga hari ini pun masih saya pikirkan.

Yah cukuplah mengintip hidup saya kali ini, lain kali saya akan menceritakan hal yang lebih menarik lagi. Have a nice monday you all...

Thursday, December 04, 2008

Tujuan Hidup

Semenjak lulus kuliah, saya merasa muali bermasalah dengan tujuan hidup saya. Kenapa?

Saya lulus dengan nilai yang yah, lumayan baguslah. Dengan waktu kuliah yang cukup ngebut juga. Saya kita setelah saya mencapai tujuan sata : LULUS KULIAH. Hidup saya akan menjadi lebih simple. Ternyata tidak. Setelah lulus kuliah saya mulai merasa keteteran dalam menentukan tujuan hidup saya selanjutnya. Setelah lulus kuliah, lalu apa?

Bekerja, kalau saja saya tidak melanjutkan kuliah saya. Mungkin saya sudah bekerja di tempat lain. Di lain kota. MAsalahnya saya melanjutkan sekolah dan saya stuck disini. Lalu apa? Di kondisi saya syang stuck seperti ini, masih saja ada orang yang tidak beradab yang dengan tega bertanya : Kapan Kawin? (For God Sake, Im still 21 years old.)

Kenapa semua masalah semakin komplex jadinya. Kalau begini, rasanya saya ingin kembali ke masa-masa mengejar deadline dan skripsi. Yang walaupun rasanya menyebalkan, tapi lebih sederhana dari sini.

Thursday, November 27, 2008

Darling, Calm down...

Saya mengenali diri saya sendiri sebagai orang yang sulit mengontrol emosi dan amarah. Tapi tiba2 tadi siang saja saya mendengar lagu ini walau sepotong. Killing Heidi adalah nama penyanyinya. Dan liriknya sangat2 membuat saya tenang, yet the song.

When your head is spinning and you're feeling overwhelmed,
And your ears are ringing 'cause your heart is beating so damn loud,
And your mind is numbing and your heart is pumping out,
Oh it feels like you're running but your feet won't touch the ground

Calm down, calm down
Now all my defences are down
Calm down, calm down, calm down

When it feels like you're tripping but you're not sure what about,
You just might be slipping, ice queen is melting down,
And the blood is pumping and your head is spinning round,
And your heart is thumping and your tongue is hanging out

Calm down, calm down
Now all my defences are down
Calm down, calm down

When you're feeling overwhelmed, again
Calm down, calm down, calm down

When your head is spinning and you're feeling overwhelmed,
And your ears are ringing 'cause your heart is beating so damn loud

Calm down, calm down
Now all my defences are down
Calm down, calm down

Now you're feeling overwhelmed, again
Calm down, calm down, calm down

Come back, come back, come back
Come back, come back again
Come back, come back, come back
Come back, come back again

dan saya sangat ingin memberikan lagu ini kepada sahal satu teman saya... calm down, sweety. Calm down.

Thursday, November 20, 2008

nol sama dengan nol

Kadang seringkali orang posesif dengan apa yang dimilikinya, berhubungan dengan posting saya sebelumnya ketika akhirnya saya menyadari bahwa di dunia ini tidak ada yang abadi.

Manusia lahir tanpa membawa apa-apa, dan sewajarnyalah kita-manusia tidak memiliki apa-apa di dunia ini. Tapi rasa memiliki itu sulit sekai untuk dihilangkan. Ketika saya kehilangan ponsel saya beberapa bulan yang lalu, rasanya saya kesal sekali. Juga ketika dulu saya kehilangan anjing saya (mati) rasa sedih itu tidak bisa saya pisahkan dari diri saya sendiri.

Dan nantipun saya mati, tidak akan membawa apa-apa. Tidak akan membawa kekasih, harta atau apapun. Maka bijak rasanya saya merenungkan kata-kata seseorang, dulu.

Jika kita merasa memiliki sesuatu, maka kita tidak akan memilikinya secara utuh.

MAka ketika saya-yang hobi berencana ini belajar untuk patuh pada rencana besar Sang Mahamerencana. Dan memainkan role saya sebagai saya yang menjadi bagian dari rencana. Saya tidak berhak mempersalahkan siapa-siapa ketika yang saya rasa saya miliki hilang begitu saja.

Kadaluarsa

Kadaluarsa memang biasanya terkait dengan makanan. Karena makanan punya batas waktu kapan dia baik dimakan. Dan bukan. Setelah lewat dari itu, makanan akan rusak. Dimakan bakteri-belatung-dan lain sebagainya.

Saya sempat terkesiap, ketika mendengar Dewi Lestari berkata :"Pernikahan saya sudah kadaluarsa."

Bisakah pernikahan kadaluarsa?
Ternyata bisa. Pernikahan adalah produk buatan manusia dan semua buatan manusia tidak ada yang abadi. Walaupun bukan dipisahkan perceraian, suatu hari nantipun akan dipisahkan dengan kematian, lalu pernikahan itu menjadi kadaluarsa adanya. Kita, manusialah yang terobsesi menjadi abadi. Menjadi mulia, menjadi sama dengan Tuhan. Kenyataannya, abadi hanyalah dimiliki Tuhan.

Dan suatu hari nanti kitapun-manusia yang tidak sempurna ini akan kadaluarsa. Mati menjadi tanah tubuh kitapun akan rusak. Dimakan bakteri-belatung-dan lain sebagainya.

Hidup hanya sebentar. Sebentar senang, sebentar sedih.
Sebentar lapar, sebentar kenyang.
Tidak ada yang abadi.

Friday, November 14, 2008

Gold

dari hepi nihhh...

http://world.doubutsu-uranai.com

Karakternya ga sesuai sih, tapi nih aq ambil aja beberapa yang sesuai heheh...

- You are Gold Lion, who is rather serious and polite type of person.
- You value personal relationships.
- You suppress yourself and act to be a sociable person.But you are really a person who doesn't like to loose to anyone.
- You dislike emotional atmosphere and vague attitude.
- You want to make everything clear-cut.
- You like to stay in your own little world.
- You cannot help but stretch your hand to those who are in need.
- You are very kind person who helps the weak.
- You are also weak on compliments, and will work enthusiastically after someone has given a compliment.
- You will go about your duty steadily and loyally, and not get in a rush to achieve the objective.
- You have perseverance, and will work effortlessly until you reach your objective.
- After getting married, you will be a devoted mother and a wife, but you are really a very dependent person, and prefer to keep your own little world.
Khusus poin terakhir: gue ga tau yaaaa

Monday, November 10, 2008

Tengah malam yang menggelikan

Sabtu lalu, saya pergi ke Jakarta. Dan pulang di hari yang sama menaiki travel term terakhir dari daerah kelapa gading. Travel itu hanya diisi oleh 6 orang, dan arena sudah malam, saya berencana untuk tidur sepanjang perjalanan.

Tapi di kursi belakang saya terjadi pembicaraan antara ibu dan seorang anak yang cukup seru, sehingga saya secara tidak sengaja ikut mendengarnya. Hingga satu bagian pembicaraan.

"Tadi mama sama orang-orang ngomongin BArack Obama."
"Oh,,, Dia udah jadi Presiden Amerika ya..."
"Iya, hebat. Dulu tuh dia temen sekelasnya mas blablablabla-panjangbanget."
"Oh, gitu. TApi kata aq sih ma, dia ga akan bawa perubahan apa-apa tuh."
"Kenapa, nak?"
"Dia kan ada di partai yang sama sama, Bush."

Saya menarik nafas panjang. YA ya... Saya tidak mau berkomentar lebih panjang.

Tuesday, November 04, 2008

Masih berani?


Kalau dia yang seimut ini adalah anak anda, apakah anda bernyali untuk memukulnya?

Kalau wajah pacar anda secantik ini, bagaimana anda bisa memukul pacar anda?

Jika istri anda memberikan lirik penuh pesan damai seperti ini, masih terpikirkah anda untuk memukulnya?

Stop Kekerasan!

pic taken from google

Friday, October 31, 2008

Ja Tomodachi


Seperti yang sudah-sudah. Kamu selalu ada kan tiap kita bersenang2 bahkan menerima marah dengan bicak. Terimakasih untuk mau selalu mengerti dan melindungi...

Ah, lagi-lagi. Selamat jalan sahabat...

No Goodbye, but see you latter

Tuesday, October 28, 2008

Uang dan Bahagia

Baru saja ditayangkan di Televisi. Seorang lelaki berumur 44 tahun menikahi seorang gadis (saya lebih suka menyebutnya anak), berumur 12 tahun. Nikah muda? Menikah kemudaan tepatnya. Dalih sang lelaki bahwa si gadis akan dijadikan ahli managemen yang akan memimpin kerajaan perusahaannya, diyakinkan dengan rumahnya yang dibuat seperti showroom dengan banyak mobil mewah. Meyakinkan.

Lalu berbondong-bondong orang mengecam si lelaki. Ada yang bilang dia paedophilia, ada pula yang mengatakan dia mengexploitasi. Si lelaki hanya santai menjawab, ya tanyakan saja dengan orangtua. Orang tua si gadis menyatakan, lelaki itu adalah lelaki yang tepat. Semua yang menjawab tentu saja, laki-laki. dan si gadis yang katanya diseleksi dengan seleksi yang ketat untuk menjadi istri muda tidak menampakan batang hidungnya. Mungkin masih gagap menyatakan pendapatnya. Tidak juga diperlihatkan ibu dari si gadis. Mungkin sang ibu pun tidak ingin menjelaskan apapun mengenai itu semua.

Uang bukanlah Tuhan. Seperti sebuah kalimat dari puisi di sudut surat kabar. Uang tidak bisa membeli kebahagiaan. Begitu kata gadis-gadis manis di sinetron televisi. Tapi kenyataannya, di media manapun. Kehidupan yang bahagia selalu dilukiskan dengan rumah mewah, mobil mewah, dan halaman yang luas. Hanya sekali kehidupan keluarga bahagia dilukiskan dalam hidup yang pas-pasan. Iya, di sinetron keluarga cemara. itu pun masih penuh penderitaan karena tidak punya uang. Keluarga lengkap tidak akan cukup kalau tidak ada uang. Itu pesan yang tersirat dimanapun.

Lalu ketika sekarang dimana-mana orang sudah berjalan-jalan menjinjing Blackberry dan Ipod di sakunya, kita baru meributkan kalau cinta tidak bisa ditukar dengan segepok uang dan materi.

Coba kita tanya pada gadis-gadis di gubuk-gubuk samping jalan tol. Maukah dia menikah dengan lelaki sesosok Tao Ming Tse yang kaya untuk kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya.

Uang bukanlah Tuhan. Tapi hari ini, uang adalah alat ukur resmi kebahagiaan.


Friday, October 24, 2008

Peluk.

Dan kini ku berharap ku dimengerti
Walau sekali saja pelukku - peluk, dewi lestari feat aqi alexa

Mungkin kata-kata ini yang berusaha disampaikannya dalam kata-kata yang terbata-bata kepada saya. Yang saat itu sudah bercelana jeans, dan kaos putih denada dengan wedges putih. Ini yang ingin dia sampaikan ketika sarapan usai dan dia berusaha terbata-bata berkata. Saya hanya memeluknya di kursi roda yang telah memenjarakan pikiran dan jiwanya selama 2 tahun terakhir. Saya memeluknya cukup lama sambil mengucapkan beberapa kata. Dia tetap terbata-bata membahasakan huruf bibir yang tidak saya mengerti. Saya tahu, menyakitkan untuknya berada di situ. Terpenjara-terkuring dari keinginan dan intelektualnya. Sayapun merasa sakit melihatnya seperti itu.

Tiada yang tersembunyi
Tak perlu mengingkari
Rasa sakitmu
Rasa sakitku
- peluk, dewi lestari feat aqi alexa

Dan saya tidak menyadari, itulah pelukan terakhir saya padanya. Tidak banyak yang bisa saya ceritakan mengenai sosok dia. Perempuan penuh inspirasi yang menyisakan banyak hal. Mewariskan banyak kenangan untuk saya ingat. Seseorang yang tidak menampakan kegagalan sebagai seorang nenek, kelelahan seorang ibu, dan kegigihian seorang perawat. Terlebih lagi, seorang istri yang akhirnya mencukupkan diri untuk hidup dari kenangan akan suami yang kutahu sangat dicintai, seorang anak yang kutahu sangat dekat di hati.

Banyak kata yang tidak sempat saya ucapkan, ribuan terimakasih dan kata sayang yang tidak sempat saya sampaikan. Walau tidak mungkin saya hanya berharap bisa terangkum dalam pelukan kemarin pagi. Walau tidak dapat mengobati, tapi saya merasa dia melepaskan sayadan sebaliknya, dia juga meminta saya melepaskan dia. Seluruh jiwanya.

Tiada yang terobati
Di dalam peluk ini
Tapi rasakan semua
Sebelum kau kulepas selamanya
- peluk, dewi lestari feat aqi alexa

Saya merasakan Meredith Gray Moment selama beberapa hari ini. Terbangun dengan baju basah oleh keringat dan merasa sesuatu tidak benar. Merasa ingin diam di tempat tidur sampai perasaan ini menghilang. Merasa langit tewaktu-waktu akan runtuh. Dan saya ingin ada di tempat tidur saya saat itu terjadi. Dan inilah jawabannya, inilah genderang yang terus-terusan bertalu. Insting yang saya takuti.

Saatnya saya melepas dia selamanya. Karena tidak ada yang membuat saya lebih bahagia daripada melihat dia tenang-bebas. Melihatnya menemukan kebenaran yang membebaskannya. Karena dia tidak akan menderita lagi.

Lepaskanku segenap jiwamu
Tanpa harus ku berdusta
Karena kaulah satu yang kusayang
Dan tak layak kau didera
- peluk, dewi lestari feat aqi alexa

Sampai jumpa disana, opung!

Tuesday, October 21, 2008

Benci

Saya pernah sekali membenci seseorang, mencari tiap sudut kesalahannya. Mencari tiap celah untuk dicaci, tapi taukah kamu, lama-lama saya mulai menjadi orang yang saya benci itu.

Secara tidak sadar, saya mulai berubah. Makin lama, saya makin mirip dia. Dan ketika saya menghentikan perasaan benci saya padanya, saya mulei kembali menjadi diri saya sendiri.

Benci.

Tapi ketika saya tahu, apa yang akan terjadi pada orang sejenis itu. Saya hanya tertawa miris. Saya tidak ingin menjadikan angin sepoi terlihat menjadi badai dalam hidup saya. Angin semilir harusnya cocok untuk menemani tidur siang saya yang menyenangkan.

Diakui atau tidak, kamu membutuhkan saya. Dan akan ada saatnya, saya akan menikmati melihat kamu menutup mulut kamu, menyesali yang telah terjadi. Dan saat itu, saya hanya kana tertawa terbahak-bahak.

Deal.

Saturday, October 18, 2008

Saya dan teman-teman mengobrol saya

Semenjak dahulu kala, saya punya masalah dengan kepercayaan. Dan saya lebih percaya pada diri saya sendiri, makanya saya-atau pikiran saya menciptakan beberapa orang yang bisa saya ajak berbicara sebelum tidur. Sejauh ini saya memang hanya memiliki 2 orang teman mengobrol yang selalu bisa membuat saya lega, bahkan terpingkal-pingkal dalam membahas sesuatu.

Yang pertama, namanya Julia. Julia yang bijaksana dan selalu berhasil membuat bibir saya berhenti bicara dan memamerkan senyum. Dia yang menyadarkan saya, bahwa saya ada di posisi yang harus meu mengerti orang lain, entah itu menyakitkan atau tidak.

Yang kedua namanya Ophelia. Dia yang menyalakan amarah di harti saya ketika melihat hal-hal yang menyakitkan dan menyebalkan. Dia juga yang sering memberikan alasan rasional dan ide-ide pintar untuk membalas orang yang menyakiti saya.

Akhir-akhir ini saya punya teman baru, Namanya Lamey. Dia saya sebut begitu karena sumbangan piirannya yang benar-benar lame dan shallow. Saya benci dia, walau begitu-dia punya pemikiran realistis yang kadang tidak saya punyai.

Menyenangkan berbagi cerita bersama mereka. Melegakan, karena mereka akan menjaga rahasia saya dengan aman. Lain kali saya ceritakan lagi ya cerita-cerita dari mereka. Sekarang saya mau mengobrol dulu.

Talking to them remind me,
I still have my inner-evil.
But it remind me too,
I still being the great-myself one.

Saya dan teman-teman mengobrol saya

Semenjak dahulu kala, saya punya masalah dengan kepercayaan. Dan saya lebih percaya pada diri saya sendiri, makanya saya-atau pikiran saya menciptakan beberapa orang yang bisa saya ajak berbicara sebelum tidur. Sejauh ini saya memang hanya memiliki 2 orang teman mengobrol yang selalu bisa membuat saya lega, bahkan terpingkal-pingkal dalam membahas sesuatu.

Yang pertama, namanya Julia. Julia yang bijaksana dan selalu berhasil membuat bibir saya berhenti bicara dan memamerkan senyum. Dia yang menyadarkan saya, bahwa saya ada di posisi yang harus meu mengerti orang lain, entah itu menyakitkan atau tidak.

Yang kedua namanya Ophelia. Dia yang menyalakan amarah di harti saya ketika melihat hal-hal yang menyakitkan dan menyebalkan. Dia juga yang sering memberikan alasan rasional dan ide-ide pintar untuk membalas orang yang menyakiti saya.

Akhir-akhir ini saya punya teman baru, Namanya Lamey. Dia saya sebut begitu karena sumbangan piirannya yang benar-benar lame dan shallow. Saya benci dia, walau begitu-dia punya pemikiran realistis yang kadang tidak saya punyai.

Menyenangkan berbagi cerita bersama mereka. Melegakan, karena mereka akan menjaga rahasia saya dengan aman. Lain kali saya ceritakan lagi ya cerita-cerita dari mereka. Sekarang saya mau mengobrol dulu.

Talking to them remind me,
I still have my inner-evil.
But it remind me too,
I still being the great-myself one.

Thursday, October 16, 2008

Konser.

Abis baca blognya eric tentang konsernya MSP. Dan gue juga baca blognya adrie subono tentang itu. Hmm... Rasanya seperti bernostalgia ke 6-8 Tahun yang lalu. Ketika mengumpulkan petisi mengenali Larc en Ciel. Dan sampai hari ini ngga ada tanggapan pasti dan entah kenapa 8 tahun berlalu seperti mematahkan semangat saya untuk terus mengusahakan itu.

Impian saya, dan saya yakin banyak sekali orang yang ingin menonton Larc en Ciel di Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Mulai dari gosip tentang riders yang ngga biasa, hingga macem2 yang ngga biasa bikin Promotor manapun jiper. Belum lagi karena ridernya ngga biasa harga tiketnyapun bakal mahal se mahal tiket konser F4 (WTF...). Mungkin udah ada lebih dari 100 petisi yang jumlahnya lebih dari 50.000 per petisi untuk konser ini. Tapi ngga pernah ada yang mewujudkannya. Dan lambat laun semangat Le Cielers seperti saya pun mulai layu.

Masih impian saya untuk menonton Hyde, Tetsu, Ken, dan Yuki di atas panggung. Tapi saya pun tahu diri untuk tidak terlalu muluk berharap bisa menyaksikan konser dengan full enternain khas laruku (maksud gue dengan panggung berbentuk buah apel berwarna putih yang dibuka ketika konser dimulai atau, punk en ciel didalam konsernya atau kemegahan sekelas Grand Cross). Untuk saya Larc enciel di Sub MArine Connecticutt saja sudah cukup membuat saya terpukau dengan sound dan panggung yang tidak terlalu luas.

YAh mungkin semua itu hanya mimpi. Saya hanya bernostalgia sesaat ketika membaca eric yang sedang mengusahakan konser MSP.

sigh.

Wednesday, October 15, 2008

Saya akhirnya tahu, Dia tidak diam.

Selama ini saya selalu menuntut, mencari.
Mencari Dia si Mahasegala dengan penuh amarah dan kesal.

Pernah sekali-kali saya berseru keras-keras padanya,

Hei, Kamu. Apakah Kamu buta melihat rasa hati saya yang lama-kelamaan menjadi tawar karena terlalu banyak terluka. Apakah Kamu tidak menjalankan prinsip keseimbanganMu padaku. Aku yang setitik ini, mengapa dengan mudah Kamu lupakan.

Ternyata selama ini saya salah menilai. Dia berkali-kali menjawab, Nanti dulu.

Tapi tidak saya gubris, tidak saya dengarkan. Saya langusng menyimpulkan, Dia melupakan saya. Padahal seperti seorang Ayah yang sayang kepada anaknya, itu yang dia lakukan. Seperti menyuruh anaknya sabar menunggu segelas susu untuk mendingin sebelum dia minum, walau si anak tetap berkeras ingin susu, walau si ayah memintanya bersabar. Pada akhirnya si Anak pun mendapatkan segelas susu kesukaannya dan meminumnya dengan tenang.

Saya tahu-bahkan sudah lama tahu, kalau Kamu tidak diam. Kamu berkali-kali bertindak. Saya yang lupa berterimakasih.

Thank you dear God....

Tuesday, October 14, 2008

Less is More

Less is More
Less Talk
Less Meet
Just Less...

Maybe, Less is better. Maybe, Less is more. Maybe just maybe, you are better without me.

Monday, October 13, 2008

Take a shot!

Terkadang, hidup punya berbagai cara untuk menjawab berbagai pertanyaan.

Bahkan pertanyaan klise kenapa-gini-kenapa-gitu pun dijawabnya dengan berbagai jawaban yang cukup mengenyangkan dan memuaskan. Tergantung dari berbagai sudut kita memandangnya.

Mungkin seperti cerita seseorang tentang ibunya yang suka ngomong sesuka hatinya pada anaknya. Ketika ibunya menyuruh dia pergi dari rumah-walau sudah seringkali sang ibu berkata begitu, mungkin itu adalah salah satu cara bagaimana hidup menjawab pertanyaan, mengapa ibuku selalu seperti itu. Mengapa tidak mengikuti apa keinginannya dan pergi dari rumah? Supaya si ibu tahu, kalau anaknya sudah dewasa, dan punya nyali untuk pergi walau bukan itu jalan terbaik hingga akhirnya dia mau merubah kebiasaannya.

Why dont you take a shot?

Saturday, October 11, 2008

I treasure things that I cannot buy with money.

Kenyataan berkali-kali mengajarkan pada saya, kalau banyak hal di dunia ini yang tidak pernah bisa saya beli dengan uang. Walau saya mengangap uang adalah kebahagiaan, karena realitynya kita perlu uang untuk membeli apa yang kita inginkan. Tapi uang bukanlah Tuhan untuk saya.

Jujur, saya sangat menghargai hal-hal yang tidak bisa disentuh oleh uang. Seperti, kepercayaan, respect, dan rasa hormat. Beberapa hari yang lalu, ayah saya memarahi saya karena saya meminjamkan buku usang yang dia dapatkan entah dari siapa ke seorang yang dekat dengan saya. Saya berkali-kali bilang, saya percaya orang dekat saya akan mengembalikan buku itu aman dan terjamin. Karena ayah saya selalu mengizinkan saya meminjam buku miliknya.

"Beda, Ka. Kalo papah minjemin ke kamu karena memang papah percaya sm kamu. Karena kamu bukan orang lain."

saya menyanggah.

"Buat aku kan dia bukan orang lain."

"TApi buat papah dia orang lain yang belom bisa papah percaya."

Saya tidak bisa menjawab lagi karena di point itu, saya mengerti saya salah. Ayah saya sudah mempercayakan buku untuk dijaga, lalu saya meminjamkannya pada orang yang menurut ayah saya orang lain. Saya melalaikan kepercayaannya. Lalu kondisi berubah, ternyata orang dekat yang saya pinjamkan buku ayah saya, meminjamkan buku itu ke orang lain-orang yang dekat dengan dia tapi orang lain untuk saya. Dan barulah saya merasakan, apa yang ayah saya rasakan. Menghargai kepercayaan orang lain terdengar simple, tapi melaksanakannya tidak sepraktis yang saya kira.

Jadi saya minta maaf pada orang yang tadi pagi kena omelan saya. Karena saya dan keluarga saya menghargai hal-hal yang tidak bisa kami beli dengan uang, yang tidak bisa kami perbaiki dengan uang. Itu alasannya, mengapa saya tidak suka sembunyi2 dari orangtua saya. Karena saya yakin, seburuk2nya rupa kebenaran itu, keluarga saya sudah terbiasa menerima wujud kebenaran yang buruk itu bukan dengan amarah tapi dengan pengertian. KArena itu, saya memilih untuk tidak berbohong pada mereka.

Sing a song for me...

Dari kiki nihhhh... jadi latah pengen ikutan juga...

7 lagu yang sekarang senang sekali aku denger :
1. Curhat buat Sahabat - Dewi Lestari
Ini seperti curhat gue tidap kali gue berdoa ke diri gue sendiri deh. Tiap gue nangis kayanya tanpa sadar gue cuhat kaya gini, makanya pas pertama kali denger langsung suka sekali...

My Fave Live :
Dan usai tangis ini, aku akan berjanji

Untuk diam, duduk di tempatku
Menanti seorang yang biasa saja
Segelas air di tangannya, kala kuterbaring… sakit
Menentang malam, tanpa bimbang lagi
Demi satu dewi yang telah bermimpi
Dan berbisik: “Selamat tidur, tak perlu bermimpi
bersamaku…”

Wahai Tuhan, jangan bilang lagi itu terlalu tinggi…

What a phrase...


2. Buka Mata, HAti, Telinga - Maliq n D essentials
Lagu ini gue denger pas gue mau putus dengan pacar gue. Memang menyadarkan sekali, kalo masih banyak yang lebih penting, dari sekedar kata cinta. Dan emang kadang yang kita pengen bukan selalu yang kita butuh... lagu ini menguatkan sekali...

Sambil bersenandung :
Buka mata hati telinga, sesungguhnya masih ada yang lebih penting
Dari sekedar kata cintaaa...

3.Warwick Avenue - Duffy
Buat gue yang kadang bilang kalo gue sakit dan sedih aja suka gengsi. LAgu ini cukup menekankan kalo gue memang ngga perlu nangis kalo gue sakit. cukup bilang,

Baby Youve hurt me, You dont love me...

4. Honey Beat - V6
Lagu ini selalu bisa bikin gue senyum... percaya atau ngga...

Waratte!!!!

5. Dear God - AX7
Yah, kadang-kadang ketika kita merindukan apa yang sudah kita tinggalkan. Kita hanya perlu bernyanyi...

Coz Im lonely and Im tired, and Im missing you again...

6. Melee - Build to last
Ini lagu cinta gue, owkay... hahahahhahahahah

Coz you are the sun in my universe..

7. Labels or Love - Fergie
Ini lagu yang bakal gue nyanyiin keras-keras buat orang orang yang bisanya cuman bikin gue sakit kepala. hehehhe... I dont need to wait for love... hear me...

Ill just buy a bag and get over it...

Your turn, now... Yes, you!

Thursday, October 09, 2008

Mengalah pada keadaan.

Akhirnya saya mengalah pada keadaan. Mengalah pada situasi yang tidak ingin saya lalui. Tapi sepertinya akan saya lalui.

Ah...

Pernahkah saya mengalah pada situasi? Sekali kali, tidak pernah. Saya selalu membuat keputusan berdasarkan apa yang saya inginkan. Tapi akhir-akhir ini, saya memaksa diri saya menerima semua yang tidak berlabel saya.

Ternyata mengalah itu lebih sulit daripada memenangkan sesuatu. Dalam kalah saya sendiri harus menang dalam pergumulan dengan diri saya sendiri. Mungkin kompromi adalah jalan yang paling tepat. Pasrah adalah sikap yang harus saya ambil.

Sekali-kali boleh saja kan saya menyebrang dengan perahu, selama ini saya selalu berenang dan berhasil. Bukan berarti dengan perahu tidak akan berhasil....

Monday, October 06, 2008

Bring it on!

Mungkin saya sudah salah menilai kamu-kalian semua. Ketika saya mencoba berhadapan sebagai dua orang dewasa-saya dan sekumpulan orang dewasa, saya menyadari sekarang kamu-kalian, bukanlah sekumpulan orang-orang dengan IQ dan EQ yang seimbang.

I dont wanna say it, but you all make me... you all are SHALLOW people.

Allrite, saya bukan orang yang paling jujur di dunia ini-yet paling suci. Tapi yang jelas, saya tidak akan membicarakan hal-hal yang diharapkan sudah pasti padahal belum, seperti kamu. Saya tidak mencoba berpikir maju paahal kenyataannya saya memang kuno untuk beberapa hal. Saya tidak seperti kamu.

Yeah, saya bukan orang yang akan menikah di umur 21 tahun karena permintaan orangtua saya. Tapi surely, saya selalu membuat mereka bahagia dan bangga karena saya selalu berkata terus terang pada mereka. sehingga mereka tidak akan salah menilai saya-anaknya. Guess what? Saya juga masih punya beberapa teman dan sahabat yang bisa saya ajak bicara tanpa khawatir membicarakan saya di belakang punggung saya. At least, orang tua saya tidak menyebarkan keburukan saya, seperti siapa ya... hahahahah kamu mungkin?

And, you know what? Saya bukan orang yang sudak melakukan semuanya setengah hati. Saya dididik oleh orangtua saya supaya berani mengahapi resiko. Jadi ketika saya mau kabur dari rumah, saya akan menghadapi resikonya. Saya tidak akan kembali ke rumah itu apapun yang terjadi diluar apapun ancamannya. Saya mungkin akan meninggalkan alamat saya jika saya keluar dari rumah. Tapi mungkin kamu tidak punya nyali yang cukup. Hanya bisa membuat gertak sambal kecap-tidak pedas.

Kalian semua, saya tau kalian tidak menyukai saya. seperti saya tidak menyukai daging bebek. dimasak dengan gaya apapun dan semahal apapun, rasanya tetap tidak bisa saya sukai. Tapi, saya akan memakannya dengan expresi yang lahap bila ibu saya memasak itu untuk saya. Itu namanya menghargai...

OMG, saya rasa... kalian tidak akan pernah mengerti arti menghargai orang lain. Pilihan orang terdekat saja masih sulit diterima bukan? You all are late 1000 years from me. Gossiping itu memang menyenangkan, tapi pernah berpikir ngga kalo orang yang harusnya kalian sayang (saya tidak tahu apakah kalian mengenal kata itu dengan artinya), akan terluka karena itu. tapi rasanya kalian kan munfik-munaroh ya bow. ngga bisa ngerasain kaya gitu.

SO BACK OFF!

Thursday, October 02, 2008

Ketika kamu alasanku untuk tetap tinggal.

Salahkah aku untuk putus asa karena selalu terbentur pada keadaan.
Salahkah aku jika aku ingin berhenti berusaha-ingin berhenti.
Salahkah aku bila akhirnya keputusanku menjadi egois.
Salahkah aku jika alasanku untuk tetap tinggal adalah kamu.

Sunday, September 28, 2008

Untuk September kita yang tidak mudah.


Waktu yang akhir-akhir ini seperti penuh luka, sepertinya mungin memang membuat kita belajar satu sama lain. terkadang kita memang harus mempelajari, melaksanakan, dan mengevalusi semua terus menerus.

Dulu aku pernah protes, aku ingin partner menonton TV sampe tua. Dulu aku melihat kamu bukan partner yang baik. Tapi kini, kamu dan aku-kita tidak bisa berhenti mengobrol. Aku minta teman untuk minum kopi di pagi hari, dan aku tahu kamu dengan senang hati membuatkanku teh manis atau susu hangat dengan alasan "kebanyakan kopi ga bagus buat kamu.".

Satu hal yang pasti, aku yakin. Kamu adalah orang itu. Dia yang akan datang membawakanku segelas air putih disaatku haus di tengah malam, itu kamu. Dan hanya itu saja yang kuinginkan.

Mereka yang tidak paham dashyat api akan mengobarkannya dengan sembrono. Mereka yang tidak paham energi cinta akan meledakkannya dengan sia-sia.... Cinta adalah paket airmata, keringat dan dedikasi untuk merangkai jutaan hal kecil agar dunia ini menjadi tempat yang indah dan masuk akal bagi seseorang - dee, rectroverso.

Itu keadaanku sekarang, sekarang kembali kuingatkan. berkali-kali aku tidak akan mau menyerah pada keadaan.

September yang tidak pernah mudah ini tidak akan sia-sia, moi.

Hajar aja pake kunci ganda :)

Ada seorang temen gue, dia terus-terusan dikenal-kenalin ke lelaki-lelaki untuk dijodohkan. karena dia sudah muak atau sudah menyerah untuk menolak mereka, dia memilih untuk cari-cari alasan tiap ada lelaki yang mendekatinya.

"Lagi sibuk."
"Lagi banyak kerjaan."

Itu penggalan dari alasan-alasan yang selalu dia berikan pada tiap laki-laki yang dijodohkan dengannya. Masalahnya, mungkin dia sudah menyerah dan terlalu lelah untuk terus berserah pada keadaan. hingga akhirnya dia putus asa. Untuk menolak. Namun ternyata alasan itu tidaklah cukup. dan dia bertanya-tanya kira-kita bagaimana caranya untuk menolak dengan efektif.

Gue menjawab dengan bijak.
Penolakan pertama : "Gue sibuk."
Penolakan kedua : "Gue lagi banyak kerjaan."
Penolakan ketiga : "Okay, dateng aja ke rumah hari ini." lalu di rumah siapkan kunci ganda atau tang. Setelah itu ketika dia datang tanpa banyak kata langsung hajar rahangnya dengan kunci ganda dan tang yang sudah disiapan. Niscaya dia tidak akan mengajak kembali.

PERIOD.

Friday, September 26, 2008

A friend...

Friend is fair and square. They do judge and tell their opinion.

Itu yang aku tangkap dari seorang sahabat. Sahabat yang baik mempertanyakan setiap pilihan sahabatnya. Tapi mendukung semuanya, sesuai pilihan sahabatnya. Keduanya tidak membutuhkan banyak waktu bersama, tapi tetap bisa berkomunikasi dalam bahasanya sendiri. Bahkan dalam kerlingan mata, mereka membagi banyak rahasia.

Sahabat, punya nyali yang besar untuk meledakkan amarahnya di muka sahabatnya. Membanting pintu dan meneteskan air mata, karena yakin sahabatnya akan memeluk dan menenangkannya. Sahabat punya nyali yang cukup besar untuk menusuk sahabatnya, menyadarkannya dari dunia yang khayal. Memberikan rasa sakit, menunjukkan kalau dia berharga di hati.

Dan di akhir, sahabat akan tetaplah menjadi sahabat. Seberapa jauhpun kita berpisah.


Sunday, September 21, 2008

You dont take me seriously.

Saya tahu kalau kamu tidak menganggap saya serius. Semua dianggap biasa-di batas tidak apa-apa karena saya tidak protes dan terus menggemakan tawa yang renyah dan bergelak-gelak selama ini.

Tapi itu tidak berarti saya suka diperlakukan seperti ini. Tanpa rasa hormat, tanpa melihat saya sejujurnya. Saya tidak suka berada di tengah-tengah crowd yang melihat semua dari wajah negatif. Saya juga tidak suka dihakimi, siapa yang suka?

Berapa lama lagi saya harus menunggu untuk tidak lagi dipandang sebelah mata. Berapa banyak lagi korban perasaan, ketika saya bukan menjadi prioritas.

Please, dont.... Unless you are ready to catch me!

Friday, September 19, 2008

Human tale

So it is... Human Tale.

Berharap berakhir indah, malah punah.
Berharap semua lancar, malah buyar.

Its called human tale.

You cannot blame it on anyone.

Mencari kambing hitam, padahal sudah kelam.
Yang sudah terputus jangan dibuat ketus.
Jangan seperti kaktus tajam, menujus.
Karena kamu bunga lily, hai jiwa abadi.

Thursday, September 18, 2008

Jeritan hatikuw gonjreng!

The rules are simple:

List 15 things you want to say to 15 people but know you never will. Don't say who they are.

1. Cepet sembuh ah, jangan suka bandel makan yang pedes pedes, tahan dulu ntar aq masakin makanan kesukaan kamu itu. hehehe, LOVE YOU!


2. Tayaaaang, disakitin temen itu kan biasa. yang ngga biasa itu kalo kita mikirin hal kaya gini terus2an. mending kita cari waktu untuk nongkrong2 cantik atau nonton2 cantik hehehe, ayo donk senyum!


3. Kamu selalu ada di posisi dimana kamu harus selalu ngerti, like you did to me all the time. Time tell, you dont have to worried. I miss our talk!


4. Why so complicated, why so misterious, why so silent. Speak up so I can see your colour!


5. Terimakasih ya, dunia yang kecil namun ceria itu benar-benar membuat semangat baru.


6. Find the right person to be your friend, they will show your true colour-the beautiful one not the ugly one like this one.


7. I need a contract, please do make one!


8. You are beautiful, no matter what. Dont have to dieting so much. Being a lil chubby is not a sin.


9. Lately, I know you are not that one I told myself you are. You a lot childish than I tought! Shame on you.


10. I know you hear everything but sharing nothing. That is a wise choice!


11. Please dont say those stupid I-m-grumpy-so-what line. You know it is not good.


12. Im sorry if I do wrong, but everybody make their part right?


13. Ganti nama aja lo jadi M U N A R O H M U N A F I K O H.


14. You make a choice for yourself, dont let anyone make it for you.


15. So, Its like you having a PMS everyday... rite?


Jeng gonjreng....

Wednesday, September 17, 2008

This is my earth



Ingatkan aku kapan terakhir aku tertawa dengan lepas dan bercanda ceria seperti kemarin?

Ternyata aku belum terjun ke neraka yang sepi. mereka menyadarkanku. Aku masih disini. Di bumi yang penuh canda tawa.

Terimakasi, Y'all!

Sunday, September 14, 2008

There's no excuse for emptiness.

Pernahkah kamu merasa kosong?

Saya sekarang sedang merasa diri saya kosong sekali. Seperti sepetak ruangan gelap yang sempit dan pengap. Saya tahu diluar sedang hujan deras, tapi saya tidak bisa merasakan tetes dingin dan sejuk itu. Bahkan ketika panas membakar di luar sana, saya tetap merasa dingin dan beku.

Sekarang, saya hanya bisa tertawa. Tanpa tahu rasanya tawa. Dan saya bisa tersenyum manis, tanpa tahu untuk apa saya tersenyum. Tapi bukankah dengan begitu seua orang di sekitar saya merasa lega? Bukankah yang paling penting saya tidak misuh-misuh tidak karuan dan tidak meledakkan amarah saya. Itu yang paling penting.

Yang paling penting semua aman. Terkendali.

Saya merasa kosong... dan saya tahu saya tidak boleh mengeluh.

Thursday, September 11, 2008

saya dan 10 hal yang harus kamu ketahui tentang saya.

1. Saya manusia yang moody dan sentimentil. Sedikit luka di hati bisa membuat saya sedih sebulan penuh.

2. Saya sangat sulit memaafkan hal-hal yang menyakitkan saya. Walau saya bilang saya memaafkan, saya selalu mengingat apa yang telah terjadi dan secara otomatis menjadi nilai minus di mata saya.

3. Saya suka sekali bunga melati, aroma jeruk, lily, dan main air.

4. Saya seorang pribadi yang emosional dan sensitif. Sedikit saja perubahan pada perilaku sahabat saya, dan saya bisa mengetahui sesuatu telah terjadi.

5. Saya protektif terhadap perasaan-perasaan saya. Jauh di dalam diri saya sebenarnya saya sangat takut terlihat buruk. Hal ini membuat saya selalu memperhitungkan langkah-langkah yang saya buat. Sejujurnya, saya bukan pengambil resiko.

6. Saya suka dengan kebersihan dan kerapihan, sebenarnya. hehehehe...

7. Saya sangat sayang pada teman-teman saya, namun saya sulit sekali mengexpresikan apa yang saya rasakan. sehingga terkada saya seperti sulit ditebak. Saya ingin sekali membantu semua teman-teman saya, jika mereka sedang kesusahan sebisa saya.

8. Saya suka sekali diam di rumah, untuk saya hanya rumah yang bisa memberi saya kenyamanan dan kehangatan.

9. Saya terkadang bersikap sangat agresif dengan hal-hal yang mengganggu saya. tapi saya juga bisa diam seperti tak bernyawa jika hal itu hanya angin lalu.

10. Saya sangat suka L'arc en ciel for many reason, they rawks!

Monday, September 08, 2008

Memaafkan itu sulit sekali.

Saya punya seorang sahabat, yang saya anggap dekat sekali. Saya percaya padanya dan mengasihi dia. Saya menghormati dan mengaguminya, menganggapnya jauh tinggi di atas saya hingga saya benar-benar terinspirasi padanya.

Tapi sungguh sakit ketika seorang sahabat membalikkan punggungnya, melirikpun tidak. Menyakitkan dan saya berhak sedih, saya berhak sakit hati. Dia hanya menunjuk jarinya, tidak bertanya tidak berbicara. Lama saya memendam sedih dan sakit saya memangku semua ini sendirian. pura-pura tidak tahu, berusaha memaafkan. Tapi, saya tidak bisa. Saya orang yang menyedihkan. Tidak bisa membenci dia, tapi saya juga tidak bisa memaafkannya.

Saya menulis ini bukan untuk menebar benci, tapi untuk meminta maaf karena saya tidak bisa memaafkan kamu. Saya sungguh sakit. Saya sungguh luka. Maaf...

Sunday, September 07, 2008

Yang mana lagi atuh, cem?

Sok atuh, yang mana lagi.... mau rasa apa?
Yang manis dan menyegarkan, atau yang asam dan mengejutkan.
Ada juga yang pedas tapi panas, bisa juga yang sejuk dan dingin.

Mau yang mana lagi?
Harus jadi apa lagi kali ini?

Kodrat perempuan yang lazim yang mana yang kamu pengen?

Setelah itu apa aku akan menjadi salahsatu dari koleksimu di dalam rak berkaca?

Wednesday, September 03, 2008

My Kick-Ass Playlist.

Ngikut Ajiezzz

OK, so here's the Rules :
1. Pasang music player dengan mode Shuffle
2. Tekan tanda forward atau next untuk menjawab pertanyaan berikutnya.
3. Pake judul lagu sebagai jawaban lo, derita lo untuk bikin alasan yang bagus kalo judul lagunya nggak nyambung, namanya juga SHUFFLE, bloon!
4. Nggak boleh curang!! apapun jawabannya, harus urut shufflenya!!!

Let's get it started !!

1. How are you feeling today?
The Great Devide – Scott Stap
I am.. hahahahah...

You set me free! To live my life
You became my reason to survive the great divide, You set me Free!


2. Will you get far in life?
Honey Beat – V6
whatever happened, waratteeee ne!

i wanna make you shining smile. hajimeyou yo HONEY BEAT (it will begin on HONEY BEAT)
mirai wo erande ima risutaato (exchanging the tear)
aa chizu wo nakushite (hoping on tomorrow)
akirameruna yo (and you take the future)
waratte waratte waratte… (just laugh!)

3. How do your friends see you?
Im With you – Denver Harbour
Really?

Im with you!

4. Will you get married?
Beast and the harlot – Avenged Sevenfold
Get married with the beast and the harlot is not a bad idea either...

She's a dwelling place for demons.
She's a cage for every unclean spirit,
Every filthy bird and makes us drink the poisoned wine to fornicating with our kings.
Fallen now is Babylon the Great.

5. What is your best friends theme song?
Simpan Saja - Ecoutez
Kita memang menyanyikan lagu ini bersama-sama hehehe...

Simpan saja, rasa di hatimu... Sudah Lupakan!
Rasaku tak lagi untuk saling mencinta... Sudah sampai disini!

6. What is the story of your life?
Jenny – The Click Five
I am that Jenny!

She keeps her distance and sits on fences
puts up resistance and builds defenses
(Jenny, Whats the problem?)

7. What was high school like?
Stairaway To Heaven – ost Korean drama
Pretty sad... hahahah

8. How can you get ahead in life?
Dia milikku – Yovie and Nuno
I own what is belong to me

Kamu karena tak mungkin mendapatkannya,
karena dia berikan aku pertana cinta,
janganlah kamu banyak bermimpi.

9. What is the best thing about your friends?
When your heart stop beating – +44
The lyrics pretty cool for us!

Ill be there when your heart stop beating.
Ill be there when your last breath taken away.
In the dark when theres no one listening
In the time when we both get carried away.


10. What is in store for this weekend?
Almost Eazy – Avenged Sevenfold
YEah, this weekend gonna be eazy.

Come back to me, its almost easy!

11. What song describes you?
Percayalah – Ecoutez
Percaya deh... percaya aja... heheheh

Percayalah, kasih.
Cinta tak harus memiliki, walau kau dengannya.
Namun kuyakin, hatimu untukku.

12. To describe your grandparents?
Pretty Girl – Larc en ciel
Hahahahah... really?

13. How is your life going?
Dewi – Alexa
Yeah, this song is like the soundtrack of my life now.

Dengarlah kau dengar, selama bumi berputar kutetap milikmu.

14. What song will they play at your funeral?
For a pessimist Im pretty optimistic – Paramore
Yeah... setuju gue..

I never wanted to say this
You never wanted to stay, well did you?
I put my faith in you, so much faith
And then you just threw it away

15. How does the world see you?
Bleed it out – Linkin Park
hohohoho pretty cool

Im bleed it out, takin deeper just to throw it away.

16. Will you have a happy life?
7 Years – Saosin
Mean? 7 YEars of suffer or happines? hahahahha

Seven years, you assured me that I’d be fine if I complied
only push the way off to fight you
I’m sorry, I’m sorry, I’m not sure
Getting off my chest, the story ends.

17. What do your friends really think of you?
Piece of me – Britney Spears
Omg, pals do you wanna piece of me?

I'm Mrs. Lifestyles of the rich and famous
I'm Mrs. Oh my God that Britney's Shameless
I'm Mrs. Extra! Extra! this just in
I'm Mrs. she's too big now she's too thin
I'm Mrs. Lifestyles of the rich and famous
I'm Mrs. Oh my God that Britney's Shameless
I'm Mrs. Extra! Extra! this just in
I'm Mrs. she's too big now she's too thin

18. Do people secretly lust after you?
Pandangan Pertama – RAN
Hohohoho... I am!

Kurasa ku tlah jatuh cintaaa... pada pandangan yang pertamaaaaa...

19. How can I make myself happy?
Grow old with you– Adam Sandler
Lagu ini selalu bikin senyum...

I miss you, Kiss you... hehehe

20. What should you do with your life?
The Prayer - Celine dion feat Andrea Bocelli
Hell yeah!

Let this be our prayer when shadows fill our day
How much faith theres, let this be our prayer
In my prayer


Tuesday, September 02, 2008

Im mending me.

I ain't gonna cry no and I won't beg you to stay
If you're determined to leave, boy.
I will not stand in your way

Saya ingat, ketikapertama kali saya mengusahakan hati saya untuk kamu. Betapa banyak hal yang berbeda. Betapa banyak hal yang berlawanan dengan prisnsip hidup saya. Tapi seiring dengan waktu, prinsip itu terjatuh satu demi satu ketika saya memutuskan berjalan dengan kamu.

Rasanya aneh, ketika harus berpisah. Bert sekali. Tapi jika memang ujung jalan ini memang harus disini. Biar saja, saya menjalaninya. Saya tahu, saya kuat. Saya yakin, perjalanan ke depan yang berat bisa saya lewati.

And we'll linger on and on
Time can't erase a feeling this strong
No way you're never gonna shake me
Ooh darling,'cause you'll always be my baby

Saya tidak akan mengelak dalam berbagai cara. Saya memang mencintai, dan membuka seluruh diri saya untuk kamu. Jika saya bisa, betapa saya ingin mempertahankan kita. Tidak semudah itu aku jatuh cinta dengan kamu. Dan yakinkan, dan bersiaplah, berpisah dengan saya tidak akan semudah itu.

song by. Mariah carey - Always be my baby. This is way GOOD song!

Kado.

Hari ini Dia memberikan sebuah kado berpita dengan kotak bludru. Dia selalu tahu, aku menyukai kejutan. Dan kejutan yang dia berikan selalu indah.

Aku bertanya, "Apakah ini jawabanmu, jawaban doa dalam tangisku?"

Dia hanya tersenyum, "bukan kejutan jika sudah tersirat."

Aku tertawa, lega, lepas. Terimakasih banyak, jawabku. Hingga nanti dia memberitahuku kapan harus kubuka. Aku simpan rasa penasarannya, karena aku yakin apapun yang diberikanNya selalu indah.

Que Sera Sera, Whatever will be, will be.

Sunday, August 31, 2008

Menyesal.

Seandainya kemarin dulu itu aku percaya pada logisku dan bukan cinta. Rasanya mustahil aku akan merasakan apa yang kurasakan hari ini. Andaikan aku putuskan untuk berkata tidak. Aku yakin, aku akan keluar dari sini dengan lega. Andaikan aku melakukan yang kutahu benar, rasanya aku tidak akan dirundung perasaan seperti ini lagi.

Tapi apa gunanya menyesal. Sesal kemudian tidak ada gunanya. Bisakah mengubah bubur menjadi nasi?

Tapi aku tidak bisa mengelak. Faktanya aku begitu mencintaimu. Faktanya, aku memang merasa mati tanpa kamu. Faktanya, kamu matahari di duniaku. Dan atas semua itu, apapun yang terjadi nanti. Aku rela.

SPACE

This is the spacebar we take. You want it, even though you know it hurt me bad.

Take your time, dear. I wont insist you. Even if it takes forever. Then I wait. For whom I love. For whom I care so much.

You take a spacebar between U and S. And theres no us with a spacebar in between.
but take it if you really need it.

You hurt me bad, but I wont shed a tears...

Saturday, August 30, 2008

My baby darling.

ini my baby Zico yang udah 1 year old. Dan dia suka sekali difoto.... huhuhuhu

Friday, August 29, 2008

Its nice to see you both.



Its cute to see you both together you know.
Walau dua bersaudara ini jaimnya minta ampun dan kadang suka ngga mau terlihat di tempat yang sama. Ngga mau memperlihatkan kalo adek kaka ini suka sama sama kangen satu sama lain dan sebenernya sangat care satu sama lain. Tapi the both sharing the same smile to me.

Dua duanya kalo ngomong silet, but I know they never mean it.
See, boys. You both are cute together. JAngan suka jaim makanya, sok sok ngga mau difoto berdua. hahahahahhaha...


Thursday, August 28, 2008

You always have another choice.

Ketika semua mulai berubah menjadi hal yang tidak bisa lagi aku percaya, aku memilih untuk punya pilihan. Pilihan untuk berpegang pada satu-satunya hal yang bisa kupercaya. Aku percaya pada kedua kakiku untuk berjalan melalui jalan berliku, dan perih itu. Dan percaya bahwa kakiku akan membawaku ke tempat yang indah, meski bukan bersamamu.

Aku percaya, bahwa aku sendiripun dapat membuat diriku bahagia. Walau denganmu, aku merasa lebih berbahagia. Tapi kamu lagi-lagi melepaskan tangan kamu. Kamu lagi-lagi berlari tanpa bisa kukejar. Jadi kali ini aku akan berjalan sendiri saja. Tidak mengejarmu, berjalan melewati jalur yang kupercaya pasti. Mungkin kita akan bertemu lagi di persimpangan jalan nanti, atau di akhir perjalanan. Aku tidak tahu pasti. yang jelas, aku tidak akan lagi mengejarmu, mencari belas kasihan supaya kamu mau kembali.

Jika kamu mau kembali, karena kamu memang ingin kembali. Bukan karena aku memaksamu kembali. Aku mencintaimu, maka aku biarkan kamu memilih langkahmu sendiri.

Wednesday, August 27, 2008

Pecah lagi.

Waktu itu hatiku hancur lebur, pecah belah. Kali ini, sepertunya remuk bubuk menjadi debu. Musnah.

Prasangka itu seperti sangkar emas yang membuatku terkurung. Sangkar sebagai pembuktian bahwa aku tidak meninggalkanmu. Tidakkah kamu mengambil pelajaran dari burung perkutut Raja Shin? Dia akan mati bila terkurung. Dia berhenti bernyanyi jika di kekang. Bukankah nanyiannya yang ditunggu dan merdunya yang mempesona? Apakah artinya jika dia berhenti bernyanyi.

Aku akan selalu ada disini. Seperti burung perkutut itu. Bernyanyi setiap pagi dan petang seumur hidupmu. Menyanyikan cinta, menceritakan kasih. Pembuktian apa lagi yang kamu butuhkan bila aku terjepit, sakit.

Apayang kamu cari sayang, apa yang ingin kamu buktikan.

Tuesday, August 26, 2008

Naive

Saya selalu berusaha untuk menerima apa yang terjadi dalam hidup saya dengan cara yang positif. Itu juga yang saya lakukan dengan kata-kata yang berputar di sekitar saya. Sya menerimanya dengan positif. Sebagai masukan dan evaluasi diri.

Tapi entah kenapa, hari ini saya tidak bisa begitu. Hari ini, begitu berat dan sakit. Tapi saya berusaha untuk menghilangkan itu. Tidak ada dendam dalam hati saya.

Yang saya pahami, setelah semuanya berakhir yang tersisa tinggal rasa sakit. Yang tersisa hanya luka. Luka tanpa bekas yang ngga tau kapan sembuhnya. Sedih dan sakit.

Saya bisa bilang, hati saya tidak terluka. dan saya tidak sakit atas apa yang terlah terjadi, terucap, dan terjalani. hanya saja saya merasa sedih dan sakit. sedikit maaf mungkin membantu tapi yang kamu lakukan sudah keterlaluan.

Sunday, August 24, 2008

I kinda hate it when someone meesing up with my friend.

Ada orang gila namanya ga tau, ga kenal, dan temen gue juga kayanya ga kenal sama dia tiba2 menebar fitnah. Oh my God. You messing up with the wrong person here.

Orang ini multiplynya aneh sekali, klik disini.

And I dont like it. I hate anyone who messing up with my friend.

If you dont know the prize, dont buy it. JUST DONT!

Thursday, August 21, 2008

Calling up all my BFF in the whole world!

Dear all BFF,

Be patient to hear the news. Its gonna be a surprize for you all.
Get a ticket here, ASAP.

Coz something crazy yet happy, secretly gonna happen. And you dont want to miss it. Im sure.

Ill tell you when I met you, here. In my day.

XOXO

Tuesday, August 19, 2008

Dont let me know.

When you are with somebody else, dont let me know.
When you fall in love again, dont tell me.
When you with her, dont let me know.

Lets pretend nothing happened. Lets pretend everything is okay.

Wednesday, August 13, 2008

Do this look racism to you?


This is an official picture from spain basketball team on olimpic beijing 2008.


Monday, August 11, 2008

Make me sing sing sing

Mungkin karena suara di sekitar begitu keras, saya tidak menyadari kalo hati saya sudah berhenti bersuara sejak lama. dia sudah berhenti menuarakan apa yang sirasakannya udntuk disimpan sendiri. Berulangkali dia minta tolong, mencari pertolongan. tapi saya tidak menggubrisnya sedikitpun.

Akhirnya hati saya hancur sakit, hingga jiwa saya ikut tersedot ke dalamnya. seperti lubang hitam yang menyedot semuanya. saya sudah tidak bisa berkomunikasi lagi dengan siapapun. saya kira hari itu adalah hari kiamat. hari dimana akhirnya saya tertidur pulas dan tidak merasakan apa-apa. tapi sebaliknya, hari itu saya mulai merasakan sakit lagi. saya bisa menangis mengeluarkan isi hati sayalagi. saya bisa merasakan lagi.

Beberapa hari kemudian, saya mulai bisa tertawa. tersenyum. dan hati saya menyanyi lagi.
saya tidak ingin kembali lagi ke hari-hari dimana saya merasa dunia akan kiamat.

saya tidak mau.

Sunday, August 03, 2008

Turn back the time

If I could turn back the time, I would let my head first before my heart.

Saturday, August 02, 2008

Why do we like to hurt each other?

Homo Homini Lupus

Manusia adalah serigala bagi sesamanya, mungkin karena ini benar. Kita jadi sangat suka saling menyakiti. Apa ini karena tidak terbayarnya harga keyakinan kita karena ternyata hal hal tidak berjalan sesuai dengan hal yang kita percaya? Apakah ketidak tahuan membuat kita semakin menggila? Lalu aku sakit, lalu kamu mau apa?

Jika rasamu terdengar meragu, percayakan saja pada hatimu. Karena hati tidak pernah berkhianat. Karena hati tidak akan menyerah untuk mencintai.

Sedangkan aku... Biarkan aku dulu sendiri. Untuk mengenali diriku yang kamu buat tidak berharga.

Help me!

Ketika semua indra sudah mulai terasa kelu, tapi belum juga kutemukan penyebabnya.
Tahukah kamu, bila kita merendam tangan kita dalam-dalam ke seember besar air es.
Rasanya dingin, tapi setelah beberapa lama perasaan itu berganti menjadi kelu. Kebas.
Mungkin ini juga yang terjadi dengan hatiku.


Rasanya aku mulai berubah menjadi seseorang yang tidak aku kenal.
Seseorang yang aku benci setiap inchinya,
dan aku mulai berubah sedikit demi sedikit menjadi dia.
Dan inilah yang dilakukan bagian tubuhku yang masih sadar.

Memberontak, meninggalkan rasanya sedikit demi sedikit.
Memberontak, mengacuhkah sakitnya secara berkala.
Aku tahu mereka meminta tolong.
Hentikan perubahan ini.

Tapi ketika aku mulai berubah menjadi orang itu.
Dia yang aku benci, aku tidak bisa mengentikannya.
Tolong aku.

Friday, August 01, 2008

Ketika aku perlahan mulai padam

Apakah kamu mau kembali mendengar kisah ini, Mi?
Kisah yang lagi lagi terkoyak tanpa kutahu sebabnya.
Kisah yang membuat hatiku berdarah tersaya parah.
Karena kata-kata yang menyesak dan membuat jantungku keluar dari tenggorokkan.