Dear...
As simple as You created this world.
As meangingful as full as the happines can be.
As Light as feather taken by winds.
Seandainya kemarin dulu itu aku percaya pada logisku dan bukan cinta. Rasanya mustahil aku akan merasakan apa yang kurasakan hari ini. Andaikan aku putuskan untuk berkata tidak. Aku yakin, aku akan keluar dari sini dengan lega. Andaikan aku melakukan yang kutahu benar, rasanya aku tidak akan dirundung perasaan seperti ini lagi.
Tapi apa gunanya menyesal. Sesal kemudian tidak ada gunanya. Bisakah mengubah bubur menjadi nasi?
Tapi aku tidak bisa mengelak. Faktanya aku begitu mencintaimu. Faktanya, aku memang merasa mati tanpa kamu. Faktanya, kamu matahari di duniaku. Dan atas semua itu, apapun yang terjadi nanti. Aku rela.
This is the spacebar we take. You want it, even though you know it hurt me bad.
Take your time, dear. I wont insist you. Even if it takes forever. Then I wait. For whom I love. For whom I care so much.
You take a spacebar between U and S. And theres no us with a spacebar in between.
but take it if you really need it.
You hurt me bad, but I wont shed a tears...
ini my baby Zico yang udah 1 year old. Dan dia suka sekali difoto.... huhuhuhu

Its cute to see you both together you know.
Walau dua bersaudara ini jaimnya minta ampun dan kadang suka ngga mau terlihat di tempat yang sama. Ngga mau memperlihatkan kalo adek kaka ini suka sama sama kangen satu sama lain dan sebenernya sangat care satu sama lain. Tapi the both sharing the same smile to me.
Dua duanya kalo ngomong silet, but I know they never mean it.
See, boys. You both are cute together. JAngan suka jaim makanya, sok sok ngga mau difoto berdua. hahahahahhaha...
Ketika semua mulai berubah menjadi hal yang tidak bisa lagi aku percaya, aku memilih untuk punya pilihan. Pilihan untuk berpegang pada satu-satunya hal yang bisa kupercaya. Aku percaya pada kedua kakiku untuk berjalan melalui jalan berliku, dan perih itu. Dan percaya bahwa kakiku akan membawaku ke tempat yang indah, meski bukan bersamamu.
Aku percaya, bahwa aku sendiripun dapat membuat diriku bahagia. Walau denganmu, aku merasa lebih berbahagia. Tapi kamu lagi-lagi melepaskan tangan kamu. Kamu lagi-lagi berlari tanpa bisa kukejar. Jadi kali ini aku akan berjalan sendiri saja. Tidak mengejarmu, berjalan melewati jalur yang kupercaya pasti. Mungkin kita akan bertemu lagi di persimpangan jalan nanti, atau di akhir perjalanan. Aku tidak tahu pasti. yang jelas, aku tidak akan lagi mengejarmu, mencari belas kasihan supaya kamu mau kembali.
Jika kamu mau kembali, karena kamu memang ingin kembali. Bukan karena aku memaksamu kembali. Aku mencintaimu, maka aku biarkan kamu memilih langkahmu sendiri.
Waktu itu hatiku hancur lebur, pecah belah. Kali ini, sepertunya remuk bubuk menjadi debu. Musnah.
Prasangka itu seperti sangkar emas yang membuatku terkurung. Sangkar sebagai pembuktian bahwa aku tidak meninggalkanmu. Tidakkah kamu mengambil pelajaran dari burung perkutut Raja Shin? Dia akan mati bila terkurung. Dia berhenti bernyanyi jika di kekang. Bukankah nanyiannya yang ditunggu dan merdunya yang mempesona? Apakah artinya jika dia berhenti bernyanyi.
Aku akan selalu ada disini. Seperti burung perkutut itu. Bernyanyi setiap pagi dan petang seumur hidupmu. Menyanyikan cinta, menceritakan kasih. Pembuktian apa lagi yang kamu butuhkan bila aku terjepit, sakit.
Apayang kamu cari sayang, apa yang ingin kamu buktikan.
Saya selalu berusaha untuk menerima apa yang terjadi dalam hidup saya dengan cara yang positif. Itu juga yang saya lakukan dengan kata-kata yang berputar di sekitar saya. Sya menerimanya dengan positif. Sebagai masukan dan evaluasi diri.
Tapi entah kenapa, hari ini saya tidak bisa begitu. Hari ini, begitu berat dan sakit. Tapi saya berusaha untuk menghilangkan itu. Tidak ada dendam dalam hati saya.
Yang saya pahami, setelah semuanya berakhir yang tersisa tinggal rasa sakit. Yang tersisa hanya luka. Luka tanpa bekas yang ngga tau kapan sembuhnya. Sedih dan sakit.
Saya bisa bilang, hati saya tidak terluka. dan saya tidak sakit atas apa yang terlah terjadi, terucap, dan terjalani. hanya saja saya merasa sedih dan sakit. sedikit maaf mungkin membantu tapi yang kamu lakukan sudah keterlaluan.
Ada orang gila namanya ga tau, ga kenal, dan temen gue juga kayanya ga kenal sama dia tiba2 menebar fitnah. Oh my God. You messing up with the wrong person here.
Orang ini multiplynya aneh sekali, klik disini.
And I dont like it. I hate anyone who messing up with my friend.
If you dont know the prize, dont buy it. JUST DONT!
Dear all BFF,
Be patient to hear the news. Its gonna be a surprize for you all.
Get a ticket here, ASAP.
Coz something crazy yet happy, secretly gonna happen. And you dont want to miss it. Im sure.
Ill tell you when I met you, here. In my day.
XOXO
When you are with somebody else, dont let me know.
When you fall in love again, dont tell me.
When you with her, dont let me know.
Lets pretend nothing happened. Lets pretend everything is okay.

This is an official picture from spain basketball team on olimpic beijing 2008.

Mungkin karena suara di sekitar begitu keras, saya tidak menyadari kalo hati saya sudah berhenti bersuara sejak lama. dia sudah berhenti menuarakan apa yang sirasakannya udntuk disimpan sendiri. Berulangkali dia minta tolong, mencari pertolongan. tapi saya tidak menggubrisnya sedikitpun.
Akhirnya hati saya hancur sakit, hingga jiwa saya ikut tersedot ke dalamnya. seperti lubang hitam yang menyedot semuanya. saya sudah tidak bisa berkomunikasi lagi dengan siapapun. saya kira hari itu adalah hari kiamat. hari dimana akhirnya saya tertidur pulas dan tidak merasakan apa-apa. tapi sebaliknya, hari itu saya mulai merasakan sakit lagi. saya bisa menangis mengeluarkan isi hati sayalagi. saya bisa merasakan lagi.
Beberapa hari kemudian, saya mulai bisa tertawa. tersenyum. dan hati saya menyanyi lagi.
saya tidak ingin kembali lagi ke hari-hari dimana saya merasa dunia akan kiamat.
saya tidak mau.
If I could turn back the time, I would let my head first before my heart.
Homo Homini Lupus
Manusia adalah serigala bagi sesamanya, mungkin karena ini benar. Kita jadi sangat suka saling menyakiti. Apa ini karena tidak terbayarnya harga keyakinan kita karena ternyata hal hal tidak berjalan sesuai dengan hal yang kita percaya? Apakah ketidak tahuan membuat kita semakin menggila? Lalu aku sakit, lalu kamu mau apa?
Jika rasamu terdengar meragu, percayakan saja pada hatimu. Karena hati tidak pernah berkhianat. Karena hati tidak akan menyerah untuk mencintai.
Sedangkan aku... Biarkan aku dulu sendiri. Untuk mengenali diriku yang kamu buat tidak berharga.
Ketika semua indra sudah mulai terasa kelu, tapi belum juga kutemukan penyebabnya.
Tahukah kamu, bila kita merendam tangan kita dalam-dalam ke seember besar air es.
Rasanya dingin, tapi setelah beberapa lama perasaan itu berganti menjadi kelu. Kebas.
Mungkin ini juga yang terjadi dengan hatiku.
Rasanya aku mulai berubah menjadi seseorang yang tidak aku kenal.
Seseorang yang aku benci setiap inchinya,
dan aku mulai berubah sedikit demi sedikit menjadi dia.
Dan inilah yang dilakukan bagian tubuhku yang masih sadar.
Memberontak, meninggalkan rasanya sedikit demi sedikit.
Memberontak, mengacuhkah sakitnya secara berkala.
Aku tahu mereka meminta tolong.
Hentikan perubahan ini.
Tapi ketika aku mulai berubah menjadi orang itu.
Dia yang aku benci, aku tidak bisa mengentikannya.
Tolong aku.
Apakah kamu mau kembali mendengar kisah ini, Mi?
Kisah yang lagi lagi terkoyak tanpa kutahu sebabnya.
Kisah yang membuat hatiku berdarah tersaya parah.
Karena kata-kata yang menyesak dan membuat jantungku keluar dari tenggorokkan.
Miss,
Tolong jangan kasihani aku. Karena aku mencoba, karena aku percaya kedua kakiku akan membawaku ke tempat yang aku yakini membuatku bahagia. Kamu mengenalku dengan sangat-sangat baik. Sehingga kamu menilaiku begitu tinggi dan megah. Tapi di dalam tembok kemegahan itu hanya ada aku sendiri dalam format sederhana. Aku tidak menginginkan marmer mewah dengan karpet merah. Aku tidak pula membutuhkan hiasan emas permata bertahtakan berlian dan ruby.
Aku mecukupkan diriku dengan apa yang melekat pada hatiku. Aku hanya membutuhkan ketulusan, yang aku rasakan hari ini. Mungkin di masa depan, bila boleh berharap. Yang jelas, biar aku berusaha dulu. Biar aku berkeras dulu melawan arus. Hingga terbaret luka dan lelah, hingga terantuk sakit dan perih. Kamu tahu, sebelum hancur aku tidak akan menyerah.
Only dead fish follow the current. So they said.
Miss,
Jangan kasihani aku karena aku berusaha keras, membuat hubungan ini menjadi lancar. Jalan ke depan akan semakin berat dan gelap. Mungkin aku akan berjalan sendirian lagi hingga aku menemukan cahaya. Tapi, pasti aku akan mencoba. Ini tidak pernah mudah tapi, yakinlah aku berusaha.
Im still here, wating for you to tell your story.
Is it hurt? Or just stressing you out.
Im here, you just dont see me. Or cant see.
You asking where am I? Well, Im here darl...
Im waiting patiently, when you are ready. Lets have a drink or two!
Gue sering banget saling menghina sama pacar gue. Since dia selalu menjadi iblis penggoda ketika gue lagi gereja (Ampuni gue Tuhannn!!!
). Gue sering banget ngatain dia Iblis. Sampai terjadilah percakapan ini :
pacar : btw,aku kmrn nemu lagi kidung jemaaat yg tita bngt eh..
pacar : tita bngt deh..
pacar : lagu nomor 240a..
pacar : dsitu tita jelas2dsebutkan scr transparan dan gamblang!!
gue : apa
gue : yang mana?
Sampe sini gue masih mikir dia mau mengatakan sesuatu yang manis...
pacar : liat aja..
pacar : nomor 240a
lalu gue ngeliat kidung jemaat judulnya, Datanglah ya sumber rahmat. Oooh, dia bilang gue berkat ya... so sweeet... makanya gue jawab dengan hati sumringah.
gue : datanglah ya sumber rahmat
pacar : syair yg kedua
pacar : 240a:2
Gue bingung... soalnya gue jarang nyanyiin kannn...
gue : ga pernah dinyanyiin yang 2 mah
gue : 1 sama 3 yang sering
pacar : mnggu lalu dnyanyiin yg bait 2'ny..
gue : masa sih?
gue : bntar aq inget2 dl
pacar : diantara lirik2ny terselip identitas yg mnunjukkan diri tita yg sebenarnya..
Dan taukah kalian semua, kalimat mana yang dimaksud...
gue : Yesus cari akan daku, domba binal yang sesat;
WTF, pacar yang aneh... 
Hari minggu ini, gue memutuskan untuk diem di rumah aja karena cuaca yang sangat sangat panas. dan akhirnya gue nonton sebuah acara di TV. Tentang acara talent search anakanak. Acara ini dikemas, menjadi sebuah drama musikal. dimana anak-anak itu menyanyikan lagu-lagu. Unjuk kebolehan nih ceritanya.
Hingga, gue menemukan anak-anak kecil ini nyanyi lagu Nidji. Sampe ke part "Would it be nice, To hold you// Would it be nice, to take you home..." WTF... okay... itu masih bisa gue tolelir. Sampe mereka nyanyi, Lagu mataharikunya agnes monica. again WTF. Anak-anak kecil gitu nyanyiin lagu cinta. Trus, Nyanyi lagu cinta semua. sampe ke bintang tamu, yeah rite.... DEWI DEWI.
HELP!!!
Anak-anak kecil ini mulai bikin gue risih. Anjisss... Mereka nyanyi lagu cinta, sementara kayanya mereka masih bau minyak telon. YA AMPUN, dan mereka nyanyi lagu cinta. Dan gue risih. Apa yang bikin acara atau yang milih lagunya sama sekali ngga mikir ya dampaknya apa. Apa cuman sekedar komersil aja, tanpa mikirin efeknya.
Harusnya mereka nyanyiin lagu yang "bukan lagu cinta" dehhh... kan ada banyak. Kaya lagunya sindentosca - kepompong trus mocca - me and my bestfriend. Kan itu agak-agak lebih relevan untuk anak kecil. Risih gue ngeliat anak kecil nyanyi terimakasih cinta hiiiyyy...
Ntar-ntar kalo di TV ada anak kecil nyanyi-nyanyi pussycat doll, siapa coba yang mau tanggungjawab. Hiiiy....